Showing posts with label Crime. Show all posts
Showing posts with label Crime. Show all posts

Monday, 18 January 2016

Saingan kelompok ISIS Asia Tenggara

Jumaat 15 Jan 2016, 05:38 MYT
Serangan Bom Thamrin

Cerita di sebalik pengeboman Thamrin dan rebutan kuasa pemimpin ISIS Asia Tenggara

Dhani Irawan - detikNews
BM Translation : DeuteroMalay
Cerita di Balik Bom Thamrin dan Perebutan Pemimpin ISIS di Asia TenggaraFoto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo-Edi Wahyono
Jakarta - Polis mengesahkan bahawa kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) berada di sebalik pengeboman dan penembakan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Khamis lalu. Nama Bahrun Naim disebut sebagai dalang serangan yang mengerikan itu.

Bahrun Naim, warganegara Indonesia yang terlalu taksub membentuk Katibah Nusantara, yang juga sebahagian dari ISIS. Dia pernah dipenjara 5 tahun kerana memiliki peluru secara tidak sah.

Ketua Polis Daerah Metro, Irjen Pol Tito Karnavian menyebut bahwa terdapat pola serangan berbeza yang dilakukan ISIS dengan melakukan operasi di luar Syria dan Iraq. Tito mendakwa bahawa Indonesia merupakan salah satu cabang ISIS yang mahu menjadikan Bahrun Naim sebagai ketua di rantau Asia Tenggara.

"Sel-sel ISIS yang di Asia Tenggara ada di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan lain-lain. Kemudian khusus yang di Asia Tenggara ini ada satu orang tokoh yaitu Bahrun Naim yang ingin mendirikan Katibah Nusantara, dia ingin menjadi leader untuk kelompok ISIS di Asia Tenggara," ujar Tito ketika memberikan kenyataan akhbar di Kantor Kepresidenan, Khamis lepas.

Baca juga: Bahrun Naim Perancang Bom Thamrin, Ingin Bentuk Katibah Nusantara

Tito menyebut ada persaingan yang terjadi antara Bahrun Naim dengan kelompok serupa di Filipina. Kedua-dua kelompok tersebut menurutnya saling bersaing untuk menduduki kedudukan teratas di wilayah Asia Tenggara. Sebab itulah, lanjut Tito, Bahrun Naim melancarkan serangan bom di pusat kota Jakarta. 

"Terjadi upaya rivalitas leadership ini sehingga untuk menjadi pemimpin, di Filipina sudah di-declare cabangnya mereka, di Filipina Selatan. Jadi antar para tokoh ini ingin bersaing menjadi leadership. Oleh karena itu Bahrun Naim merancang serangan ini," kata Tito.

Polisi kini sedang memburu jaringan pengganas tersebut. "Sementara kelompoknya sudah kita ketahui, dan kita lakukan pengejaran," ujar Tito lagi.

Friday, 20 June 2014

2 WNI dijegal polisi Malaysia terkait kapal tenggelam

Dua WNI dijegal polisi Malaysia terkait tundingan menjadi cukong imigran gelap bernasib malang WNI yang dalam usaha untuk keluar melalui jalur ilegal dan terjerat kecelakaan.

Kedua-duanya yang berusia 44 dan 54 tahun ditahan di sebuah premis di Jalan Tengku Badar, Pelabuhan Klang pada pukul 3 pagi ini. - UTUSAN ONLINE

Bot karam: Dua tekong darat warga Indonesia ditahan


SHAH ALAM 20 Jun - Dua lelaki warga Indonesia ditahan kerana disyaki menjadi ejen dan tekong darat dalam insiden bot karam di Sungai Air Hitam, Kuala Langat, awal pagi kelmarin.

Kedua-duanya yang berusia 44 dan 54 tahun ditahan di sebuah premis di Jalan Tengku Badar, Pelabuhan Klang pada pukul 3 pagi ini. - UTUSAN ONLINE



Artikel Penuh: UTUSAN
© Utusan Melayu (M) Bhd

Thursday, 5 December 2013

Kepergok curi uang masjid , pria 20 tahun tewas diamuk massa di Kuala Lumpur

Seorang remaja pria tewas akibat dipukuli empat pria yang berhasil mencekupnya ketika sedang mencuri uang tabung di sebuah masjid di Pandan Indah awal pagi semalam .

Dalam kejadian jam 4 pagi (4/12) itu , korban berusia 20 tahun dikatakan mencoba melawan untuk melepaskan diri , namun berhasil ditangkap .


Hasil interogasi dilakukan penduduk , korban mengaku mencoba mencuri uang menggunakan kawat sebelum dipukul sampai setengah mati .

Kepala Kepolisian Daerah Ampang Jaya Asisten Komisioner Amiruddin Jamaluddin mengatakan , segera menerima informasi sehubungan kejadian 10 menit kemudian , sepasukan anggota unit patroli polisi ( MPV ) dilarikan ke lokasi dan menahan korban selain juga menyita kawat yang terpercaya digunakan untuk mencuri .

" Sebaik tiba , polisi menemukan korban sudah tidak berdaya terpercaya dipukuli .

Pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik yang tiba menemukan sebatang kayu terpercaya senjata digunakan untuk memukul korban .

" Korban kemudian dikirim ke Rumah Sakit Ampang untuk perawatan dan disahkan meninggal dunia pada jam 11 pagi hari sama akibat cedera parah di kepala , badan dan tangan serta kaki terpercaya dipukul menggunakan benda tumpul , " katanya .

Amiruddin mengatakan , polisi juga menahan empat warga tersebut terdiri dari dua pria lokal masing - masing berusia 27 dan 39 tahun , sementara dua pria warga asing berusia 19 dan 20 tahun untuk membantu penyelidikan berdasarkan Pasal 302 KUHP karena membunuh . Bicara Perjuangan

Thursday, 28 November 2013

Perempuan Melayu jadi hamba lelaki mengaku diri Nabi Isa di London


  • 'Saya mahu melihat beliau sebelum salah seorang daripada kami meninggal dunia': - kakak tawanan hamba selama 30 tahun selepas menyertai London Mao. Dia terbang dari Malaysia dalam usaha untuk bersatu semula.
  • Kamar Mautum dari Malaysia mendarat di London untuk melihat adiknya Aishah Wahab, 69
  • 'Ini merupakan satu zaman gelap untuk beliau dan untuk kita semua. Saya akan melakukan apa sahaja untuk membawanya ke rumah, ' katanya.
  • Kakak, Hasnah Wahab, 88, berkata doanya dimakbul Allah.
  • Aravindan Balakrishnan, 73, dan isterinya Chanda, 67, merupakan bekas aktivis berfahaman Mao.
  • Dua hamba lain dipercayai Josephine Herivel, 57, dan Rosie Davies, 30.
  • Jiran melihat melihat salah satu tawanan memegang nota bertulisan BIRO di tingkap.

Kakak kepada seorang pelajar Malaysia tahun 70an yang didakwa diperhambakan oleh kumpulan sayap kiri bermazhab pelampau selama beberapa dekad, hari ini telah diterbangkan ke Britain untuk menemuinya 'sebelum salah seorang daripada kami meninggal dunia' ujarnya .

Pesara guru Kamar Mautum kata, seorang daripada tiga orang tawanan dibebaskan bulan lalu adalah adik beliau Aishah Wahab, yang hilang selepas menyertai puak Mao yang berpangkalan di Brixton , selatan London.

Beliau telah mendarat di Heathrow dengan dokumen-dokumen tersebut untuk membuktikan tawanan adalah kakaknya dan kini berharap untuk melihat buat kali pertama dalam sekurang-kurangnya 30 tahun.
Seperti dia menaiki penerbangan dari Kuala Lumpur ke London malam tadi untuk bersatu semula dengan kakaknya , kini berusia 69 tahun, Puan Mautum berkata: 'Saya berasa tersedu tanpa beliau untuk bertahun-tahun'.

' Dia begitu berbakat ; dia adalah permata hati ibu saya. Ibu sangat berharap untuk melihat dia ketika ibu meninggal dunia. '

Mangsa dipercayai telah mengalami strok semasa beliau sedang didakwa tertawan oleh pemimpin-pemimpin mazhab Aravindan Balakrishnan dan pasangannya Chanda, yang ditahan di Brixton , South London minggu lepas.

 - MAIL ONLINE

Wednesday, 20 November 2013

Pria Mengaku Tuhan Ditangkap Di Johor



KUALA LUMPUR 20 Nov. - Polisi hari ini berhasil membekuk pemimpin kelompok 'Tuhan Harun', Harun Mat Saat dalam serbuan ke atas sebuah rumah di Bandar Baru Tangkak, Johor.

Pria berusia 47 tahun itu ditangkap sekitar pukul 3.30 sore ini oleh tim polisi yang memburunya untuk membantu penyelidikan kasus pembunuhan aparat penegak Departemen Agama Islam Pahang (JAIP), Ahmaf Rafli Abdul Malik pada 10 November lalu. - UTUSAN ONLINE

Ketua kumpulan 'Tuhan Harun' diberkas di Johor


KUALA LUMPUR 20 Nov. - Polis hari ini berjaya memberkas ketua kumpulan 'Tuhan Harun', Harun Mat Saat dalam serbuan ke atas sebuah rumah di Bandar Baru Tangkak, Johor.

Lelaki berusia 47 tahun itu ditangkap kira-kira pukul 3.30 petang ini oleh sepasukan polis yang memburunya bagi membantu siasatan kes pembunuhan pegawai penguat kuasa Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP), Ahmaf Rafli Abdul Malik pada 10 November lalu. - UTUSAN ONLINE

Friday, 15 November 2013

Dua pria ditangkap, syabu senilai Rp 14 milyar diamankan di Kuala Lumpur


KUALA LUMPUR 15 Nov . - Polisi berhasil menyita narkoba jenis syabu bernilai RM4 juta dengan tertangkapnya dua pria termasuk seorang pengusaha Pakistan di sebuah apartemen mewah di Sri Petaling , Kuala Lumpur , Khamis 14/11 .

Modus operandi terbaru itu yang menyembunyikan narkoba di belakang 47 lembar jahitan kain bermanik berhasil terdeteksi hasil informasi dan intelijen sepasukan anggota dari Divisi Investigasi Kejahatan Narkotika , Markas Polisi Daerah ( IPD ) Brickfields .

Wakil Kepala Polisi Kuala Lumpur , Datuk Amar Singh Ishar Singh mengatakan , penyitaan itu dilakukan dalam dua penggrebekan terpisah yaitu di kondominium terlibat dan di parkir di sebuah hotel di Sri Petaling pada 9 November lalu .

" Dalam razia di apartemen milik warga Pakistan berusia 43 tahun itu , polisi menyita 47 lembar jahitan kain bermanik dengan narkoba seberat 24,9 kilogram narkoba jenis syabu senilai RM3.7 juta .

" Sementara di tempat parkir pula , polisi menahan seorang pria lokal berusia 26 tahun dan menyita 2 kilogram narkoba yang sama senilai RM300 , 000 , " katanya pada  pers di Markas Polisi Kontingen Jakarta ( IPKKL ) hari ini .

Dia mengatakan , pihaknya tidak menutup kemungkinan kedua kasus adalah terkait . - UTUSAN ONLINE

Dua lelaki ditangkap, syabu bernilai RM4 juta dirampas


KUALA LUMPUR 15 Nov. - Polis berjaya merampas dadah jenis syabu bernilai RM4 juta dengan tertangkapnya dua lelaki termasuk seorang ahli perniagaan Pakistan di sebuah kondominium mewah di Sri Petaling, di sini kelmarin.

Modus operandi terbaharu itu yang menyembunyikan dadah di belakang 47 helai jahitan kain bermanik berjaya dikesan hasil maklumat dan risikan sepasukan anggota dari Bahagian Siasatan Jenayah Narkotik, Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Brickfields.

Timbalan Ketua Polis Kuala Lumpur, Datuk Amar Singh Ishar Singh berkata, rampasan itu telah dijalankan dalam dua serbuan berasingan iaitu di kondominium terbabit dan di tempat letak kereta di sebuah hotel di Sri Petaling pada 9 November lalu.

"Dalam serbuan di kondominium milik warga Pakistan berusia 43 tahun itu, polis merampas 47 helai jahitan kain bermanik dengan dadah seberat 24.9 kilogram dadah jenis Syabu bernilai RM3.7 juta.
"Sementara serbuan di tempat letak kereta pula, polis menahan seorang lelaki tempatan berusia 26 tahun dan merampas 2 kilogram dadah yang sama bernilai RM300,000," katanya pada sidang akhbar di Ibu Pejabat Polis Kontinjen Kuala Lumpur (IPKKL) hari ini.

Beliau berkata, pihaknya tidak menolak kemungkinan kedua-dua kes adalah berkaitan. - UTUSAN ONLINE



Artikel Penuh: Utusan Online 
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Lagi kes PATI Malaysia di Indonesia

Jakarta - Para pendatang haram sering mencari suaka ke negara lain kerana negaranya sedang terjebak dalam kancah perang atau konflik.  Ada juga ingin mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, bagaimanakah jika alasan mereka nampak mengada - ngada?  Mencari ' rahsia alam ' misalnya ?

Adam , seorang pemuda yang ditahan di pusat tahanan imigresen ( Rudenim ) Tanjungpinang , Kepulauan Riau yang mengaku berkewarganegaraan Malaysia. Tanpa ada identiti, pasport dan keterangan lainnya , lelaki ini ditahan bersama ratusan warga asing lain dari pelbagai negara.

"Ini ada satu masalah lagi. Ada satu orang ngakunya orang Malaysia, tapi tak dapat tunjukkan dokumen. Saya curiga dia ini pekerja haram dari Indonesia yang mahu ke Malaysia," kata Karudenim Tanjungpinang Surya Pranata di pejabatnya , Jl Jend Ahmad Yani, Tanjungpinang , Kepulauan Riau , Kamis ( 14/11/2013 ) .
Ketika para wartawan menemui Adam , gerak -geri lelaki itu kelihatan ketakutan dan cenderung mengelak . Ketika ditanya, jawapannya tak jelas dan aneh.

"Tujuan you apa ke sini? " tanya salah satu wartawan.

" Cari rahsia alam ," jawab Adam dengan loghat Malaysia.

Para wartawan pun tergaru-garu  kepala mendengar jawapan Adam. Maksudnya itu tak difahami. - Detiknews


Jakarta - Para imigran ilegal seringkali mencari suaka ke negara lain karena negaranya sedang perang atau konflik. Tak jarang pula mereka ingin mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, bagaimana jika alasan mereka terkesan mengada-ada? Seperti ingin mencari 'rahasia alam' misalnya?

Adalah Adam, seorang pemuda penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang mengaku berkewarganegaraan Malaysia. Tanpa ada identitas, paspor dan surat-surat lainnya, pria ini bermukim di rudenim bersama ratusan WNA lain dari berbagai negara.

"Ini ada satu masalah lagi. Ada satu orang ngakunya orang Malaysia, tapi enggak bisa nunjukkin surat-surat. Saya curiga dia ini TKI pengen balik ke Malaysia," kata Karudenim Tanjungpinang Surya Pranata di kantornya, Jl Jend Ahmad Yani, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (14/11/2013).

Saat para wartawan menemui Adam langsung, gerak-gerik pria itu tampak takut-takut dan cenderung menghindar. Ketika ditanya pun jawabannya tak terlalu jelas dan cenderung aneh.

"Tujuan you apa kesini?" tanya salah satu wartawan.

"Cari rahasia alam," jawab Adam dengan logat Malaysia.

Para wartawan pun garuk-garuk kepala mendengar jawaban nyeleneh Adam. Tak jelas apa maksudnya.

Lego Mural Draws Ire of Malaysian Authorities

Nov. 13, 2013
By JOANNA PRISCO via GOOD MORNING AMERICA

A street mural has become the subject of controversy in a Malaysian border city, with local officials complaining that it paints the area in a negative light. But some contend the image reveals an ugly truth.

Lithuanian artist Ernest Zacharevic used a public street corner in Johar Bahru as his canvas to depict two Lego characters pre-robbery. In the mural, a Lego woman carrying a Chanel bag is walking down the street, while around the corner a Lego robber waits with knife in hand.

Legoland Malaysia, which opened in nearby Nusujaya in 2012, did not immediately respond to ABC News' requests for comment.


Lithuanian artist Ernest Zacharevic's controversial mural depicts a Lego woman with a Chanel bag , a Lego robber with a knife on a wall in Johor Bahru, Malaysia.
STR/AFP/Getty Image



But Aziz Ithnin, an official with the Johor Bahru City Council, told the Agence France-Presse that the mural was illegal graffiti and was ordered to be white-washed.

"It's vandalism," he told the AFP. "The robber gives an image that is not good for our country, investment and tourism. If the painting stays, everybody will be scared."

Perhaps some tourists already were. Johor Bahru has long battled a reputation as a crime-ridden city. In 1997, Singapore Prime Minister Lee Kuan Yew described the state of Johor as "notorious for shootings, muggings and car-jackings," causing a backlash from Malaysians. Since then, the country has made efforts to change that impression with increased law enforcement.

Before the mural could be painted over, other artists contributed to the piece, adding a Lego police officer running behind the thug with handcuffs.

"Now that's a true vandalism! Malaysia never fails to amuse me," wrote Zacharevic on his Facebook page. But some commenters on his post said that the addition of the officer was an attempt to save the work by "making it politically correct."

In a later post, the artist told his fans not to be put off by the white-washing of the mural.

"Don't get upset by the painting being removed," he wrote. "Johor Bahru has proved to be a strong and opinionated state. Please continue to make Malaysia as awesome as it is. I will see you again."

Thursday, 14 November 2013

Indeks kriminalitas kota Kuching, Sarawak turun



KUCHING : Indeks kejahatan di kota Kuching, Sarawak, Malaysia melihat penurunan sebesar 19 persen dari Januari hingga Oktober tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu .

Dalam mengungkapkan hal ini , Kepala Polisi Kuching ACP Roslan Bek Ahmad mengatakan hanya ada 2.983 kasus sejauh ini tercatat tahun ini dibandingkan dengan 3.663 kasus tahun lalu .

Ada perbedaan dari 680 kasus , katanya , menambahkan bahwa ia optimis bahwa indeks kriminalitas akan terus menurun karena kerja keras dan upaya dimasukkan ke dalam oleh polisi untuk mengekang kejahatan .

" Namun, ini bukan alasan bagi kita untuk berhenti tetapi harus mengilhami kita untuk bekerja lebih keras untuk mencegah kejahatan , " katanya saat ditemui setelah pertemuan bulanan polisi di Kuching Kantor Polisi Distrik di Jalan Simpang Tiga di sini kemarin pagi.

Dia juga mengatakan, operasi pencegahan kejahatan , termasuk ' Ops Bersepadu ' , harus dilakukan dari waktu ke waktu .

" Masih ada ruang untuk perbaikan tapi kami akan bekerja lebih keras untuk mencapai target untuk menempatkan keselamatan rakyat di prioritas utama . "

Pada saat yang sama , ia mengingatkan polisi untuk meningkatkan kinerja mereka dan terus berkomitmen dalam melayani masyarakat . - The Borneo Post


Dip in Kuching crime index — Police chief

by Anasathia Jenis, reporters@theborneopost.com. Posted on November 14, 2013, Thursday




KUCHING: The crime index in the city saw a decrease by 19 per cent from January to October this year compared to the same period last year.

In revealing this, Kuching police chief ACP Roslan Bek Ahmad said there were only 2,983 cases so far recorded this year compared to 3,663 cases last year.

There was a difference of 680 cases, he said, adding that he was optimistic that the crime index would continue to decrease due to the hard work and effort put in by the police to curb crime.

“However, this is not an excuse for us to stop but should inspire us to work harder to prevent crime,” he said when met after the police monthly gathering at Kuching District Police Station in Jalan Simpang Tiga here yesterday morning.

He also said crime prevention operations, including ‘Ops Bersepadu’, should be carried out from time to time.

“There is still room for improvement but we will work harder to reach the target to put the people’s safety at top priority.”
At the same time, he reminded police personnel to improve their performance and continue to be committed in serving the people.



Read more: The Borneo Post

British woman facing the death penalty trafficking shabu into Indonesia



A British woman is facing the death penalty after admitting trafficking 1.4kg (3lb) of crystal methamphetamine into Indonesia.
Former police worker Andrea Waldeck, 43, from Gloucestershire, was arrested in her hotel room in Surabaya, East Java, in April.
She told a court in the city that she had been coerced into bringing the drugs from China.
Waldeck is due to appear at court again on 25 November for sentencing.
Gloucestershire Police said the community support officer, who was originally from Talgarth, Powys, left the force in February 2012.
The case comes as another British woman, Lindsay Sandiford, continues to fight against her death sentence for smuggling 4.8kg (10.6lb) of cocaine into the Indonesian island of Bali.
The 57-year-old, from Cheltenham, lost her latest appeal in August and is now pursuing other legal avenues.
Indonesia has some of the toughest anti-drug laws in the world but in practice death sentences are rarely carried out, says the BBC's Jonah Fisher in Bangkok. - BBC

Bekas TNI terseret kasus rampok dan bunuh di Malaysia

Setelah kejadian rampok dan bunuh yang dilakukan oleh warga negara Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan keamanan di Subang Jaya 23/​​10 lalu, satu penemuan mengejutkan telah ditemukan dari rekan pelaku.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa rekan pelaku berseragam Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang kini bergerak di Malaysia sebagai pendatang asing tanpa izin dan magang sebagai anggota RELA.

Sebuah blog Melayu dikendalikan oleh seorang presenter TV, Mazidul Akmal Sidik telah mengungkapkan kekhawatiran masyarakat terkait hal ini.

Pemerintah Indonesia dan pihak militer dua negara harus bekerjasama untuk memberikan penjelasan terkait hal ini.

Ini bukan melibatkan soal pengintaian ketika pelaku kejahatan ini lebih bersifat rompak dan bunuh.

Mungkin juga, pelaku adalah preman yang di buru di Indonesia dan lari untuk melanjutkan aktivitasnya ke Malaysia. - TDM

"Kalau melihatkan maklumat dicetak di kad keahlian RELA milik warga Indonesia itu, dia sepatutnya berada di Cheras, Kuala Lumpur," ujar anggota RELA saya temui.


Arshanikum Endeyn, pemegang MyKad palsu ternyata secara mudah mengelirukan pihak berkuasa bernaung di bawah Kementerian Dalam Negeri terbabit tanpa dapat dikesan, klik di sini.

Mujur kes ini terbongkar kerana warga Kendari, Sulawesi Tenggara itu mungkin tidak menjangka, berikutan kes rompakan dan pembunuhan pegawai operasi AmBank, Norazita Abu Talib, identitinya sebagai kenalan facebook pembunuh, Loade Ardina Loade Rasila, saya dedahkan di blog ini.

Baca di sini.

Facebook Arshanikum saya dapati masih tidak ditutup biarpun tidak aktif.

"Untuk mendaftar menjadi ahli RELA, orang awam perlu membawa Mykad dan 2 keping gambar dan mengisi borang pendaftaran. Sebelum keahlian diluluskan, RELA terlebih dahulu akan memeriksa samada mereka mempunyai rekod jenayah atau tidak. Bagaimanankah caranya? Hubungi pihak polis dan kemudian berikan nombor Mykad. Polis akan memaklumkan samada bakal ahli itu bebas rekod jenayah atau sebaliknya berdasarkan nombor MyKad diberikan melalui talian telefon sahaja tanpa melihat wajah dicetak di atas dokumen itu. Dalam kes ini, polis memeriksa rekod jenayah Hamdan Hamid, penduduk Sabah, bukan rekod Arshanikum," jelas anggota pihak berkuasa.

Nampaknya setakat ini RELA Malaysia masih terus membisu mengenai kes ini biarpun telah saya hubungi 3 hari lalu, memohon penjelasan. Tidak salah berterus-terang dengan masyarakat kerana kehadiran pegawai dan anggota RELA dilihat sebahagian daripada komuniti setempat. 

Berbalik kepada tajuk entri ini, mengapakah pendatang tanpa izin, PATI warga Indonesia tergila-gila benar ingin menjadi anggota RELA? Pertama, mereka berpeluang mengetahui pelbagai maklumat sulit dikongsikan oleh pihak berkuasa. Contohnya, jika terbabit dalam operasi membanteras PATI senegara, pastinya maklumat seperti lokasi serbuan diketahui dan mudah dibocorkan. 

Kedua, memiliki kad RELA sekaligus menjadikan identiti PATI itu lebih sukar disangsikan oleh orang ramai atau pihak RELA sendiri. Masakan angoota RELA memeriksa dokumen sesama sendiri. 

Ketiga, jika PATI memandu kereta, vest RELA  diberikan secara percuma pasti digantungkan di tempat penyangkut baju tempat duduk belakang. Jika terpaksa menempuh sekatan jalanraya polis, tentunya pakaian boleh dilihat jelas itu akan memberikan lebih peluang kepada mereka untuk menyelamatkan diri tanpa diperiksa secara teliti oleh pihak berkuasa. Majoriti anggota RELA juga saya perhatikan amat gemar memakai vest sama sewaktu menunggang motosikal, tatkala pulang daripada menjalankan tugas. Andai PATI memakai vest terbabit, adakah pihak yang akan memeriksa dokumen diri mereka? Barangkali ada tetapi kejadian itu  jarang berlaku.

Keempat, PATI terbabit juga berpeluang mendapat bayaran elaun, RM6 sejam  berikutan kerja mereka laksanakan.

Wednesday, 13 November 2013

Bunuh petinggi depag Pahang, pria mengaku tuhan jadi buronan kepolisian Malaysia



Pengadilan Rendah Syariah Kuantan hari ini mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Harun Mat Saat , atau dikenal sebagai "Tuhan Harun" setelah ketua kelompok ajaran sesat itu gagal hadir buat kali kedua untuk proses manajemen kasusnya kemarin .

Harun , 47 , yang menghadapi 10 tuduhan berdasarkan Enakmen Administrasi Agama Islam dan Adat Resam Melayu Pahang 1982 , juga gagal hadir pada sebutan pertama kasusnya , 20 Agustus lalu .
Hakim Syarie Abdul Wahid Md Ali Al - Fakwie mengeluarkan surat perintah itu setelah permohonan diajukan Jaksa Agung Syarie negeri Salehuddin Ab Manaf .

Pada 24 April lalu , Harun didakwa atas satu tuduhan di Pengadilan Tinggi Syariah dan 10 tuduhan di Pengadilan Rendah Syariah termasuk menyebarkan ajaran sesat dan menghina agama Islam dengan mengaku sebagai tuhan .

Terdakwa yang tidak mengaku bersalah terhadap semua tuduhan dibebaskan dengan jaminan RM15 , 000 (Rp54,2 juta) bersama dua penjamin .

Sementara itu , Kepala Polisi Pahang Datuk Shariffuddin Abdul Ghani ketika dihubungi menegaskan tentang perintah penangkapan itu dan mengatakan polisi akan membantu Departemen Agama Islam Pahang ( JAIP ) mendeteksi Harun dan para pengikutnya yang kini dipercaya sedang bersembunyi .

Kelompok ajaran sesat Tuhan Harun kini diburu untuk membantu polisi dalam penyelidikan kasus bunuh Ketua Otoritas Agama JAIP Ahmad Raffli Abdul Malik , 49 , Minggu lalu .

Ahmad Raffli atau dikenal sebagai Ustaz Raffli , mati setelah terkena tembakan di dada kanan dan tenggorokan yang dilepaskan seorang dari tiga tersangka yang tidak dikenal .

Shariffuddin mengatakan sejauh ini hanya dua dari 31 pengikut kelompok Tuhan Harun yang telah menyerah diri dan pernyataan mereka telah direkam .

" Saya harap 29 lagi pengikut kelompok ini akan turut serah diri seperti yang diminta oleh Inspektur Jenderal Tan Sri Khalid Abu Bakar untuk membantu penyelidikan kasus tersebut , " katanya .

Namun , katanya , kedua anggota kelompok yang menyerah diri itu gagal mengecam tersangka pertama kasus tembak tersebut .

Dikenal sebagai seorang penegak agama yang tegas , Ustaz Raffli terpercaya menangani dua kasus pidana syariah melibatkan kelompok ajaran sesat Tuhan Harun dan gerakan Syiah di Pahang . - BERNAMA

Mahkamah keluar waran tangkap terhadap 'Tuhan Harun'


KUANTAN 13 Nov. - Mahkamah Rendah Syariah Kuantan hari ini mengeluarkan waran tangkap terhadap Harun Mat Saat, atau dikenali sebagai ’Tuhan Harun’ selepas ketua kumpulan ajaran sesat itu gagal hadir buat kali kedua untuk proses pengurusan kesnya semalam.

Harun, 47, yang menghadapi 10 pertuduhan mengikut Enakmen Pentadbiran Agama Islam dan Adat Resam Melayu Pahang 1982, juga gagal hadir pada sebutan pertama kesnya, 20 Ogos lepas.
Hakim Syarie Abdul Wahid Md Ali Al-Fakwie mengeluarkan waran itu selepas permohonan dikemukakan Ketua Pendakwa Syarie negeri Salehuddin Ab Manaf.

Pada 24 April lepas, Harun didakwa atas satu pertuduhan di Mahkamah Tinggi Syariah dan 10 pertuduhan di Mahkamah Rendah Syariah termasuk menyebarkan ajaran sesat dan menghina agama Islam dengan mengaku sebagai tuhan.

Tertuduh yang tidak mengaku bersalah terhadap semua pertuduhan dibebaskan dengan ikat jamin RM15,000 bersama dua penjamin.

Sementara itu, Ketua Polis Pahang Datuk Shariffuddin Abdul Ghani ketika dihubungi mengesahkan mengenai waran tangkap itu dan berkata polis akan membantu Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP) mengesan Harun dan para pengikutnya yang kini dipercayai sedang bersembunyi.

Kumpulan ajaran sesat Tuhan Harun kini diburu bagi membantu pihak polis dalam siasatan kes bunuh Ketua Penguatkuasa Agama JAIP Ahmad Raffli Abdul Malik, 49, Ahad lepas.


Ahmad Raffli atau dikenali sebagai Ustaz Raffli, mati selepas terkena tembakan di dada kanan dan kerongkong yang dilepaskan seorang daripada tiga suspek yang tidak dikenali.

Shariffuddin berkata setakat ini hanya dua daripada 31 pengikut kumpulan Tuhan Harun yang telah menyerah diri dan kenyataan mereka telah direkodkan.

"Saya harap 29 lagi pengikut kumpulan ini akan turut serah diri seperti yang diminta oleh Ketua Polis Negara Tan Sri Khalid Abu Bakar bagi membantu siasatan kes berkenaan," katanya.

Bagaimanapun, katanya, kedua-dua anggota kumpulan yang menyerah diri itu gagal mengecam suspek pertama kes tembak berkenaan.

Dikenali sebagai seorang penguatkuasa agama yang tegas, Ustaz Raffli dipercayai mengendalikan dua kes jenayah syariah melibatkan kumpulan ajaran sesat Tuhan Harun dan gerakan Syiah di Pahang. - BERNAMA


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Mahkamah/20131113/ma_14/Mahkamah-keluar-waran-tangkap-terhadap-Tuhan-Harun#ixzz2kXIJjPq7
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Tuesday, 12 November 2013

Batman bin Suparman Dihumban Ke Penjara Di Singapura


Pemuda Singapura yang menjadi perhatian media sosial tahun lalu kerana memiliki nama Batman bin Suparman akhirnya dihumban ke penjara kerana menggunakan heroin dan mencuri wang dari kad ATM abangnya. Dia dipenjara 33 bulan kerana kesalahan tersebut memberi populariti kali kedua untuknya sehinggakan ia dilaporkan di akhbar-akhbar utama dunia, dek kerana pesalah memiliki nama super hero yang seharusnya sinonim dengan perlakuan yang membela kebenaran.

Selasa, 12/11/2013 13:07 WIB

Punya Nama Unik, Batman bin Suparman Ngetop di Media Sosial

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews


Singapura - Seorang pemuda kelahiran Singapura ini memiliki nama superhero namun sayang perilakunya sangat bertolak belakang. Pemuda bernama Batman bin Suparman ini ditangkap polisi karena mengkonsumsi narkoba dan mencuri dari kakaknya.


Seperti dilansir nydailynews.com, Selasa (12/11/2013), pemuda berusia 23 tahun ini menjadi terkenal setelah salinan identitas dirinya tersebar luas di internet. Tertulis dalam kartu identitas tersebut, nama pemuda ini adalah Batman bin Suparman. Nama yang unik dan cenderung tak lazim.


Namun perilakunya tak seperti namanya yang menggunakan nama superhero terkenal dunia, Batman, yang dalam kisahnya banyak membela kebenaran dan melawan para penjahat. Kiprah pemuda berkebangsaan Singapura ini justru sebaliknya. 


Pada Senin (11/11) kemarin, pemuda ini divonis hukuman 2 tahun 9 bulan penjara oleh pengadilan setempat atas bermacam tindak pidana. Mulai dari mencuri kartu ATM milik kakak laki-lakinya untuk diambil uangnya, hingga menerobos masuk ke dalam kantor sebuah perusahaan di Singapura untuk mencuri uang di sana. 


Pemuda yang seorang pengangguran ini juga didakwa memiliki dan menggunakan heroin.


Jika dilihat dari keterangan yang ada kartu identitas tersebut, tertulis bahwa Batman merupakan keturunan suku Jawa meskipun tertulis jelas bahwa dia warga negara Singapura. Tidak diketahui pasti apakah memang ayah atau ibunya yang keturunan Jawa dan apakah ada kemungkinan mereka sebelumnya merupakan orang Indonesia.


Yang jelas, gara-gara namanya yang unik ini, Batman menjadi sensasi tersendiri di media sosial. Bahkan pemuda ini telah memiliki klub penggemar sendiri di jejaring sosial Facebook

“Batman Suparman” Jailed in Singapore for Theft, Trespassing



After multiple deviations from his heroic namesake, Singaporean courts have sentenced “Batman” to more than two and a half years in prison on multiple counts of theft and trespassing. The 23-year-old man, whose full name is Batman Bin Suparman, was found guilty of three out of 10 charges, which also included illegal drug use.
The prosecution said that Batman broke into a billiard hall last August, stealing approximately $160. He also lifted his brother’s ATM card, making multiple withdrawals totaling more than $680.
“During sentencing, the court heard that Batman is a first offender and a young one at that,” said Channel NewsAsia of the relatively lenient sentence. “For housebreaking, he could have been jailed [up to] 14 years.” - The Diplomat


Lagi Kes Lanun Serang Kapal Di Selat Melaka Berhampiran Kukup, Johor



Di luar pantai barat daya Malaysia, segerombolan lanun dilaporkan telah merampas sebuah kapal minyak yang kedua dalam sebulan ini. Serangan berlaku 7 batu dari Pulau Kukup di Selat Melaka - pusat laluan perdagangan minyak dan pengangkutan di Asia.

Bersenjatakan senjata api dan pisau, kumpulan 10 orang lanun telah memaksa krew memindahkan minyak ke dalam kapal mereka. Tiada laporan kemalangan jiwa berlaku.

Selat Melaka merupakan laluan singkat antara Timur Tengah dan Asia dengan 15.2 juta tong minyak diangkut melalui perairan ini pada tahun 2011 menurut The Bangkok Post sambil menyebut 206 kegiatan lanun dilaporkan pada tahun ini.

Oktober lalu, lanun merampas sebuah kapal dagang di perairan Malaysia berhampiran Pulau Aur,  di mana setelah merampas kargo, kapal tersebut ditinggalkan.

Biro Maritim Antarabangsa melaporkan bahawa rompakan bersenjata meningkat di rantau ini terutamanya di dalam wilayah Indonesia. - The Diplomat

---------------------------

Off the western coast of Malaysia, theft on a much larger scale has reportedly occurred, with pirates apparently hijacking their second oil tanker in a month. The attack took place about seven miles from Malaysia’s Pulau Kukup in the Strait of Malacca – the epicenter of oil trading and transportation in Asia.
 Armed with guns and knives, the group of 10 pirates forced the tanker’s crew to transfer oil to a separate vessel. There have been no reported casualties.
“[The Strait of Malacca] is the shortest sea route between the Middle East and Asia with about 15.2 million barrels of oil a day transported along the waterway in 2011,” said The Bangkok Post, adding that there have been 206 reported cases of piracy globally this year.
In October of last year, pirates hijacked a different transportation ship near Malaysia’s Pulau Aur. After stealing its cargo, the boat was abandoned at sea.
The International Maritime Bureau reported that armed robbery attacks are increasing in the region, especially around Indonesia. - The Diplomat

Monday, 11 November 2013

Penulis Blog Dihentam Publik Malaysia

Penulis blog Negara Pakatan Rakyat menuai kecaman publik di Malaysia atas tulisannya yang memberi pembelaan ke atas tersangka tindak jenayah yang menembak mati seorang pengurus bank di Subang Jaya, Selangor dan melarikan RM450,000 (Rp 1.6 Milyar) pada Rabu 23 Oktober 2013 jam 18:36 waktu Malaysia.

Penulis mahukan pemerintah Indonesia menghantar protes ke atas Malaysia berhubung tundingan kecurangan kepolisian Malaysia ke atas tersangka yang dikatakan melanggar HAM.

Diinilai publik, penulis blog dikatakan sebagai coba menjadi biang kerok dalam mahu memanaskan hubungan Malaysia - Indonesia.

Monday, November 11, 2013

Layanan Buruk Suspek Bunuh Ambank: Indonesia Perlu Kemuka Bantahan  

Aku betul tak faham kenapa ramai sangat yang gembira bila suspek utama kes pembunuhan seorang pegawai Ambank di Subang Jaya pada 23 Oktober yang lepas berjaya ditangkap polis. Termasuklah yang menyatakan kegembiraan itu semalam ialah Najib Tun Razak!! Ini biasalah, orang macam Najib memang kemaruk publisiti politik, walhal dia bukan Menteri Dalam Negeri pun, tak tahu apa yang kecoh sangat. Zahid Hamidi pun tak cakap apa-apa. Seolahnya suspek yang dikenali sebagai Ardi itu telah pun didapati bersalah atas kesalahan tersebut dan sedang menunggu tarikh untuk digantung saja layaknya. 
at 12:20 PM
________________________________________ 

Kepolisian Malaysia Bekuk Satpam WN Indonesia Pelaku Bunuh dan Rampok Bank

No comments: 

Kepolisian Malaysia Bekuk Satpam WN Indonesia Pelaku Bunuh dan Rampok Bank


Kuala Lumpur - Petugas keamanan yang nekat merampok bank tempatnya bekerja di Selangor, Malaysia pada  Rabu  23/10 berhasil dipergok kepolisian Johor.   Tidak hanya merampok, petugas keamanan ini menembak mati seorang karyawan bank dan kabur dengan sejumlah uang.

Beredar khabar bahawa pelaku sedang dalam upaya untuk keluar dari Malaysia menuju Batam.

Pelaku dipastikan warga negara Indonesia yang menggunakan KTP Malaysia palsu untuk bekerja menjadi petugas keamanan di perusahaan keamanan yang kini disidak polisi.

Seorang lagi teman tersangka, berinisial J sedang dilacak pihak kepolisian.

Aksi penembakan ini terjadi Kamis (24/10/2013) ketika sang karyawan bank yang diidentifikasi sebagai Norazita Abu Talib ini pergi ke brankas bank tersebut pada Rabu (23/10) malam. Norazita hanya ditemani oleh seorang koleganya dan seorang petugas keamanan yang mendampingi mereka, yang rupanya sudah memiliki niat jahat. 

Ketika Norazita berhasil membuka brankas tersebut, si petugas keamanan langsung menodongkan senjatanya ke Norazita. Tanpa berpikir dua kali, si petugas keamanan menembakkan senjata itu ke wajah wanita berusia 37 tahun tersebut.

Norazita pun tewas seketika di lokasi kejadian. Ibu dua anak ini diketahui telah bekerja pada bank ini selama 16 tahun.

Sedangkan terhadap kolega Norazita, petugas keamanan tersebut memaksanya untuk memasukkan uang dari dalam brankas ke dalam tas yang dibawanya. Si petugas keamanan kemudian kabur sambil membawa tas berisi uang tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Dilaporkan ada empat karyawan bank lainnya saat kejadian. Namun tidak diketahui keberadaan dan apa yang mereka lakukan saat perampokan dan penembakan terjadi. 

Kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diyakini bertindak seorang diri. Kepala kepolisian Selangor Datuk Abdul Rahim Jaafar menyampaikan kecurigaannya terhadap pelaku yang disebut bukan pegawai tetap pada bank tersebut.

"Menurut perusahaan keamanan, pelaku hanya merupakan petugas keamanan pengganti untuk bank tersebut dan dia bekerja pada sebuah bank lain di dekat lokasi kejadian," tuturnya.

"Pemeriksaan terhadap kartu pengenalnya menunjukkan bahwa itu palsu. Kami akan terus mencari informasi lebih dalam dan mencari tahu bagaimana bisa dia bertugas dengan kartu pengenal palsu. Saya meminta publik untuk waspada," imbuh Jaafar.